Monday, October 19, 2009

Iseng-iseng (Tanpa) Berhadiah: Untuk Siapa?

Kali ini saya tidak akan menulis artikel, puisi, atau curhat colongan. Saya ingin mengajak Anda semua bermain.

*Hadiahnya? Nggak ada. Wong saya ngeblog aja gratisan kok.*

Permainannya sederhana. Saya akan menyebutkan SEBUAH PERTANYAAN. Setelah Anda menjawabnya, ajukan pertanyaan berikut kepada diri Anda sendiri: “Apa tujuannya?”

Renungkan pertanyaan tersebut baik-baik. Jawaban setiap orang akan sangat bervariasi, karena masing-masing orang memiliki prioritas dan persepsi yang berbeda-beda. Setelah Anda memperoleh jawaban, ulangi pertanyaan yang sama: “Apa tujuannya?”

Setelah jawaban berikutnya muncul, kembali ajukan pertanyaan yang sama kepada diri Anda. Ulangi siklus tanya-jawab ini sampai Anda merasa tidak ada lagi jawaban yang dapat diberikan. Setelah itu, ajukan pertanyaan terakhir yang saya tuliskan di bagian bawah entri ini.

Yang unik dari permainan ini adalah, apabila Anda berhasil menjawabnya dengan benar, Anda semua akan sampai pada sebuah JAWABAN AKHIR YANG SAMA, sekalipun Anda memulainya dengan jawaban yang berbeda-beda.

Pertanyaan saya adalah:

Pernahkah Anda melakukan sesuatu demi orang lain dan bukan untuk diri sendiri?

Contoh:

(?) Pernahkah saya melakukan sesuatu demi orang lain dan bukan untuk diri saya sendiri?

(=) Pernah.

(?) Apa tujuannya?

(=) Untuk menolong orang tersebut.

(?) Apa tujuan saya menolong orang tersebut?

(=) Supaya ia terbebas dari masalahnya.

(?) Apa tujuan saya membebaskan ia dari masalahnya?

(=) Supaya ia merasa bahagia.

(?) Apa tujuan saya membuatnya merasa bahagia?

… dan seterusnya.


Setelah Anda merasa tidak ada lagi jawaban yang dapat diberikan, ajukan pertanyaan terakhir ini kepada diri Anda:

Jadi, untuk siapa sebenarnya saya melakukan semua itu?

Sekali lagi, keunikan dari permainan ini adalah, jika Anda menjawab dengan benar, Anda semua akan sampai pada JAWABAN AKHIR YANG SAMA, sekalipun Anda memulainya dengan jawaban yang berbeda-beda. Dan apa yang saya maksud dengan ‘jawaban yang benar’ di sini? Jawaban yang benar adalah jawaban yang jujur.

Jika Anda merasa telah menemukan jawaban terakhir Anda, silakan tuliskan jawaban tersebut pada comment box yang tersedia, dan kita akan bersama-sama melihat hasilnya dalam waktu dua minggu setelah entri ini dipublikasikan.

Tidak ada yang menang dan kalah dalam permainan ini. Tidak ada kubu. Tidak ada skor. Tidak ada nomor satu dan nomor sekian. Tidak ada hadiah. Satu-satunya hal yang dapat Anda peroleh dari permainan ini adalah jawaban akhir Anda sendiri, dan barangkali, sedikit perenungan tentang rahasia semesta bernama Hidup.

Selamat bermain! :-)


*Ya ya ya, I know. Saya harus mengurangi hobi tweeting supaya bisa kembali menulis di sini. Secepatnya. :-D

**Gambar diculik dari gettyimages.com.

-----

4 comments:

-maynot- said...

Jenny darling,
Dalam wawancara ada teknik yang namanya "Laddering". Artinya bikin "ladder" untuk turun mencapai core value-nya :)

Dan laddering ini persisss seperti yang loe bikin ini :-)

Variasi dari pertanyaan "Apa tujuannya?" ada beberapa, sala satunya: Apa yang terjadi jika tidak...?

Dan tentu saja jawaban akhirnya akan selalu sama, meskipun memulai dari pertanyaan yang berbeda2. Karena jawaban akhir itu adalah cerminan dari "core value" seseorang :)

Lindawaty said...

untuk diri sendiri,agar lebih bahagia lagi ,thanks buat kuisnya,ok bangett jadi bahan perenungannnnn

okke said...

Mbak May, teknik ini disebut laddering tokh. Selama ini mahasiswa nyebutnya teknik 'the annoying whys'. :D

Anonymous said...

"sedikit perenungan tentang rahasia semesta bernama Hidup."

trims buat mengingatkan hal ini,
jawabannya : diri sndiri.