Thursday, August 30, 2007

Riding Roller Coaster

Bulan Agustus betul-betul membuat hidup saya 'meriah'. Banyak kejadian tidak terduga yang sukses membuat saya termehe-mehe, kaget, senang, sebal. Semuanya dalam waktu yang berdekatan.

Saya dipercaya untuk menangani sebuah project yang cukup besar dalam tenggat waktu yang sangat sempit, sendirian. Sebuah kehormatan yang bikin hidung kembang-kempis, sekaligus deg-degan setengah mampus sampai kebawa mimpi.

Seorang teman yang tinggal di Bangka mengabari bahwa ia hamil, beberapa minggu menjelang ulang tahun pernikahannya yang pertama.

Seorang teman lain -sahabat semasa SMU- juga memberi tahu bahwa ia hamil. ‘Pengumuman’nya cukup ajaib – dengan mengirim SMS panjang berisi puisi supermellow (sumpah!), sementara saya selalu mengenalnya sebagai sosok yang tomboi, gokil dan cuek abis. Being a Mom does change someone, right?

Novel solo sahabat saya rilis dan sudah beredar di toko buku. ('Indonesian Idle' - Gagas Media. Get it now!)

Membaca entri yang bikin mehe-mehe ini dan berkhayal seandainya saya ada di tempat yang sama. :)

Ngomel-ngomel nggak penting karena kasus penculikan yang menurut saya biadab dan konyol. (Bo, plis deh, anggota komunitas keagamaan nyulik anak umur 5 tahun?!)

Seorang sahabat lain merasa tersinggung dengan sikap saya (yang saya anggap wajar, sementara menurut dia tidak). Alhasil, sudah beberapa minggu saya merasa ‘baru kenal’ dengan orang yang ‘mendadak asing’ ini.

Adik saya putus dari pacarnya (well, bukan kejadian luar biasa sebetulnya, kalau saya tidak pernah mendengar kata ‘nikah’ tercetus dari si Bontot ini).

Sepupu saya divonis menderita kanker kelenjar getah bening stadium tiga, dan tante seorang teman yang lain divonis mengidap tumor otak.

Ayah kawan baik saya meninggal dunia. Saya mengetahui ini dari commenting system di blog-nya dan hanya bisa mengirim ucapan turut berdukacita melalui SMS.

Bulan ini juga, saya mulai menabung gila-gilaan untuk sebuah rencana besar yang akan saya lakukan pertengahan tahun depan. Banyak hal yang dulu ‘sah-sah aja’ saya lakukan, sekarang terpaksa dipapas di sana-sini demi memperkecil pengeluaran. I believe it’s worth the cost, though. :)

Dan masih banyak peristiwa lain yang tidak bisa ditulis di sini.

Bulan ini bagaikan roller coaster buat saya. Banyak kejadian yang membuat saya termehe-mehe, kaget, senang dan sebal dalam waktu berdekatan. Lucu rasanya, duduk di depan komputer dan mengingat-ingat semuanya.

Apapun itu, peristiwa di sepanjang Agustus ini sekali lagi menyadarkan saya tentang pentingnya mensyukuri hidup dan segala warnanya –baik itu cerah, terang, kelabu maupun gelap- dan tidak memandang sesuatu dari ‘permukaan’ nya saja.

Mensyukuri setiap tarikan nafas yang memberi saya kesempatan untuk mencecap hidup lebih lama.
Mensyukuri udara segar yang mengingatkan saya bahwa hari ini tercipta untuk dijalani sebaik-baiknya.
Bersyukur atas matahari, saat ia bersinar lembut maupun terik membakar.
Bersyukur bahwa semua panca indera saya masih berfungsi dengan baik.
Bersyukur bahwa saya masih bisa menuliskan ini, karena tandanya saya masih mampu berterima kasih.

Dan apapun yang terjadi, entah senang atau sedih, manis atau pahit, terang atau mendung; saya yakin pada akhirnya semua pasti akan baik-baik saja. :)

*Lah, tadi perasaan nyalain komputer untuk mberesin kerjaan, kenapa jadi posting?*

5 comments:

ibunyaima said...

Udah tayang tuh novelnya di blog :)

ibunyaima said...

Blog dia maksud gw :)

jenny jusuf said...

@ibunyaima:
Tabik lah, tabik :)

Akyu terharu bgindang...

orangcurhat said...

wah banyak kejadian jg ya di bulan agustus ini..
smoga aja bulan bulan kedepannya lebih baik lagii.. hehehe

jenny jusuf said...

Amin! :)